Menerima Piala sebagai juara no 1
Bersama guru pembina
Foto bersama pemenang ke dua, tiga dan harapan
Alhamdulillah....impian dan cita-citaku untuk bisa jadi siswa KPM terwujud sudah. Berawal dari tawaran P.Ridwan yang mengajakku ikut kegiatan Asian Math Summer Camp di Bogor dari tanggal 21 s/d 30 Mei 2010. Dengan senang hati aku dan ortuku menerima tawaran itu. Terus terang sejak mengenal P.Ridwan aku sangat mengagumi beliau dan aku ingin banyak belajar matematika dari beliau.
sung cek in di hotel Salak tempat penyelenggaraan Summer Camp tsb. Betapa senangnya aku bisa bertemu kembali dengan teman2 sewaktu di IMSO 2008.
tentang alam dan mempererat persahabatan pesertanya. Gurunyapun tidak hanya dari Indonesia tapi juga dari Taiwan, Thailand dan Philipina. Mereka adalah para pakar matematika di negaranya masing-masing. Aku ingin seperti mereka.
Tgl 30 Mei, aku harus segera terbang ke Surabaya karena tgl 31 Mei aku harus cek in di Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk mengikuti seleksi OSN tingkat Propinsi. Selamat jalan teman-temanku smoga kita bisa bertemu lagi. Untuk guru pembinaku trimakasih atas ilmu yang telah kau berikan smoga bermanfaat untuk kami dan Alloh membalasnya sebagai amal ibadah ...Amin.
Nggak trasa ajang bergengsi yang namanya OSN alias Olimpiade Sains Nasional udah di hadapan mata. Berawal dari seleksi di sekolahku SMP Negeri 2 Jember, akhirnya aku terpilih untuk mewakili sekolah. Dag dig dug jg waktu nunggu pengumuman soalnya smua temenku yg ikut pembinaan matematika adalah mantan jebolan IMSO dan OSN waktu SD.
kuatir karena aku sudah tau kemampuan temen2 di kabupaten. Justru seleksi di sekolah yg aku kuatirkan. Ternyata keyakinanku terjawab setelah pengumuman seleksi kabupaten keluar. Aku lolos ke propinsi karena aku masuk grid nilai terbaik. Aku ada di peringkat 3 propinsi. Kabupaten Jember untuk matematika bisa meloloskan 5 siswanya ke propinsi.

Pada tanggal 24 April aku mengikuti olimpiade matematika di SMA Nurul Jadid Paiton-Probolinggo. Dari sekolahku yang ikut Zulfikar dan aku. Brangkat bersama jam 05.00 wib. Sepanjang perjalanan aku tidur soalnya masih ngantuk. Nggak terasa jam 07 udah sampe. Ditempat lomba aku kembali bertemu dengan teman-teman dari Genteng dan Bondowoso. Mereka rivalku di lomba tapi tetap teman terbaik untukku.
Pukul 11.00 wib smua harus mengumpulkan lembar jawaban dan boleh keluar ruangan. Saat diluar, aku melihat papa dan mamaku yang begitu rajin memberiku support dan doa. Bersama teman-teman, aku keluar untuk makan siang. Ternyata belum selesai kami makan, mamaku menelpon P.Teguh yang mengabarkan kalau sudah pengumuman dan kami masuk babak semifinal. Aku ada di nomor 2...alhamdulillah...Kamipun kembali ketempat lomba. Nggak lama, babak semifinalpun dimulai. Soalnya lebih sulit. Babak ini berakhir jam 16.00 wib. Sambil menunggu pengumuman, kami sholat dan bermain. Ternyata pengumuman masih nanti jam 18.00 wib. Ortukupun pulang dulu karena kasihan adikku yang dititipkan ke rumah tante. Saat pengumumanpun tiba...dan alhamdulillah aku tetap di pisisi 2. Ternyata yang ada di posisi 1 peraih medali perak OSN 2009.
Babak final dilaksanakan esok harinya. Aturan final cukup sulit karena kami harus mempresentasikan 5 soal. Semua aku jalani dengan senang tapi cukup membosankan karena memakan banyak waktu.